Pelatihan Internasional Pengurangan Risiko Bencana (ITC-DRR) Ke-8

Share
By Eko Mediastianto October, 30 2015 Kegiatan Pusat Krisis Kesehatan
PELATIHAN PENGURANGAN RESIKO BENCANA INTERNASIONAL KE – 8

Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan (PPKK) Kementerian Kesehatan kembali mengadakan Pelatihan Pengurangan Resiko Bencana Internasional (International Training Consortium on Disaster Risk Reduction/ITC DRR). Pelatihan ITC DRR yang ke 8 ini dilaksanakan di Kota Yogyakarta sejaktanggal 26 Oktober s/d 1 November 2015 dengan Tema Pengurangan Resiko Bencana Tanah Longsor. 

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dr. RA. Arida Oetami, M.Kes.  Peserta pelatihan berjumlah 28 orang, terdiri dari 25 orang peserta dari Indonesia dan 3 orang peserta dari luar negeri. Peserta luar negeri berasal dari Swedia (1 orang) dan Republik Demokratik Timor Leste (2 orang), yaitu dari Dinas Kesehatan Kota Dili dan Departemen Gawat Darurat Kementerian Kesehatan Timor Leste. Peserta dari dalam negeri berasal dari Kementerian Kesehatan (PPKK, Direktorat Surveilans, Imunisasi, Karantina dan Kesehatan Matra dan Direktorat Kesehatan Ibu), Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dari 7 provinsi (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Barat), Poltekkes Semarang,  Pusat Kesehatan TNI dan Biddokes POLDA Jawa Tengah.

Narasumber pelatihan berasal dari Kementerian Kesehatan (PPKK, Pusat Komunikasi Publik), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DI Yogyakarta, Kementerian Sosial, Universitas Gadjah Mada, BBTKL PP Yogyakarta, RSUP dr. Sardjito serta UNFPA.

Dalam pelatihan ini peserta pelatihan memdapat materi tentang Kebijakan Penanggulangan Krisis Kesehatan, Mekanisme Bencana Tanah Longsor, Surveilans Epidemiologi pada keadaan bencana, Incident Command System (ICS), Penanganan Sanitasi Lingkungan dan air bersih saat bencana tanah longsor, Manajemen Pengungsi, Penanggulangan Masalah Kesehatan Jiwa, Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu, Dampak Kesehatan Akibat Bencana Tanah Longsor, Komunikasi Resiko serta Koordinasi Klaster Kesehatan.

Selain pemaparan materi, diberikan juga penugasan materi yang harus didiskusikan oleh tiap-tiap kelompok.Untukmengurangi ketegangan dan membuat suasana pelatihan menjadi hidup diberikan selingan berupa permainan dan Building Learning Commitment (BLC) oleh fasilitator pelatihan.

Pada akhir pelatihan dilakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Banjarnegara,  Provinsi Jawa Tengah  yang pernah menjadi lokasi bencana tanah longsor pada tahun 2014 lalu.  Para peserta melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Banjarnegara antara lain Dinas Kesehatan, RSUD Banjarnegara dan BPBD Kabupaten Banjarnegara.  Melalui kunjungan lapangan ini peserta mempelajari mekanisme koordinasi lintas sektor dan penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana tanah longsor.

 

Sumber Foto : PPKK Kemenkes

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait