Perkembangan Gempa Bumi Provinsi Papua hingga tanggal 24 Juni 2010

Share
By June, 24 2010
Perkembangan  Gempa Bumi Provinsi Papua hingga tanggal 24 Juni 2010

Berita Perkembangan Gempa bumi yang terjadi di Papua dengan kekuatan sebesar 7,1 SR pada hari Rabu (16/6/2010) pukul 10.16 WIB hingga pada saat ini.....

Berita Perkembangan Gempa bumi yang terjadi di Papua dengan kekuatan sebesar 7,1 SR pada hari Rabu (16/6/2010) pukul 10.16 WIB hingga pada saat ini tercatat korban sebanyak 123 orang dengan rincian sebanyak 120 orang di Kabupaten Yapen Kepulauan (4 orang meninggal, 18 orang luka berat, 86 orang luka ringan dan 12 orang hilang) dan 3 orang di Kabupaten Biak (1 orang meninggal dan 2 orang luka ringan). Terdapat pengungsi sekitar 54 jiwa di Kota Serui karena rumah terbakar dan 4.648 jiwa di Distrik Ampimoi (tidak terlokalisir). Fasilitas kesehatan yang rusak yaitu sebanyak 20 unit di Serui Kabupaten Yapen Kepulauan yaitu 17 Pustu (5 Pustu rusak ringan, 3 Pustu rusak sedang, 5 Pustu rusak berat (salah satunya Puskeskam/Pustu Sanayoka rusak berat) dan 4 Pustu rusak total), 2 Puskesmas (salah satunya Puskesmas Munawi Distrik Angkaisera rusak ringan) dan 1 Rumah Sakit (Ruang operasi dan instalasi oksigen di RSUD Serui masing-masing rusak ringan dan rusak berat).

Upaya yang telah dilakukan Dinkes Kabupaten Yapen Kepulauan adalah memberikan pelayanan kesehatan dengan mendirikan Pos Kesehatan di pusat Kota Serui dan di 8 Puskesmas (Puskesmas Poom, Wooi, Ausus, Areipi, Tindaret, Serui Kota, Aitiri dan Dawai). RSUD Serui melakukan pelayanan bedah. Pemda Kab. Yapen Kepulauan membentuk 12 tim untuk melakukan kaji cepat di 12 distrik, PPK Sub Regional Papua memberikan bantuan sebanyak 6 orang tenaga kesehatan dan obat-obatan ke Dinkes Kab. Yapen Kepulauan. Tenaga kesehatan yang dikirim yaitu dokter bedah, dokter anestesi, dokter umum, penata anestesi, perawat bedah dan staf Dinkes Prov. Papua. PPK Sub Regional Papua akan mengirimkan tenda lapangan dan 200 karton MP-ASI ke Dinkes Kab. Yapen Kepulauan. PPK Regional Makassar mengirimkan veltbelt sebanyak 50 unit. Kementerian Kesehatan mengirimkan Tim Kesehatan yaitu sebanyak 3 orang tenaga medis ke Kabupaten Yapen Kepulauan dan mengirimkan dana operasional sebesar 20 juta.

Hingga saat ini permasalahan kesehatan masih dapat diatasi oleh jajaran kesehatan setempat. Pemantauan tetap dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Yapen Kepulauan, Dinas Kesehatan Kabupaten Biak, PPK Subregional Papua dan Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Kesehatan.

Foto diambil dari : www.kompas.com

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait