PERKEMBANGAN GEMPA BUMI PROVINSI SUMATERA BARAT TANGGAL 11 OKTOBER 2009

Share
By October, 11 2009
PERKEMBANGAN GEMPA BUMI PROVINSI SUMATERA BARAT TANGGAL 11 OKTOBER 2009

Perkembangan gempa bumi Prov. Sumatera Barat serta upaya penanggulangannya sampai tanggal 11 Oktober 2009.

Perkembangan gempa bumi Prov. Sumatera Barat serta upaya penanggulangannya sampai tanggal 11 Oktober 2009. Pada tanggal 30 September 2009 pukul 17.16 WIB telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 7,6 SR pada kedalaman 71 Km yg berlokasi di 0,84 LS – 99,65 BT (57 Km Barat Daya Pariaman – Sumbar). Gempa tersebut terutama dirasakan di Prov. Sumatera Barat dengan MMI III-VII, dengan wilayah yang paling parah yaitu : Kota Padang, Kota Pariaman, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, Kab. Pasaman Barat, Kab. Agam, Kab. Solok dan Kota Solok.

Gempa bumi tersebut juga dirasakan di 5 provinsi lainnya , yaitu Prov. Sumatera Utara (MMI III-IV) yaitu di Tapanuli Selatan, Sibolga dan Gunung Sitoli, Prov. Riau (MMI II-III) yaitu di Pekan Baru dan Duri, Prov. Bengkulu (MMI III-IV) yaitu di Bengkulu dan Kab. Muko-Muko, Prov. Lampung (MMI III-IV) yaitu di Liwa, Prov. DKI Jakarta (MMI II) yaitu di Jakarta. Gempa tersebut mengakibatkan sebanyak 111.225 unit rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 77.433 rusak berat, 19.431 rusak sedang, 14.361 rusak ringan.

Korban akibat gempa tersebut sebanyak 7.857 orang dengan rincian : Korban meninggal dunia sebanyak 776 orang, korban luka berat sebanyak 788 orang, korban luka ringan sebanyak 2.727 orang dan korban hilang sebanyak 343 orang. Selain itu juga terjadi pengungsian sebanyak 3.223 orang.

Pasien yang masih dirawat inap di 15 RS sebanyak 256 orang. Jumlah kumulatif pasien yang dirawat inap sebanyak 780 orang, dioperasi 346 orang dan dipasang pen 99 orang. Terdapat 1 kasus tetanus dan saat ini sedang dirawat di RS M. Jamil Padang. Pasien yang dirawat jalan di Poskes, Puskesmas, Mobile Clinic, RS dan RS Lapangan sebanyak 17.347 orang. Kasus penyakit didominasi dengan penyakit ISPA, kulit dan diare serta menunjukkan trend yang meningkat.

Sarana kesehatan yang rusak sebanyak 363 unit, terdiri dari 29 Rumah Sakit, 81 Puskesmas, 184 Pustu, 5 kantor dinas, 48 Polindes/Poskesdes, 2 gudang farmasi dan 14 Rumah Dinas.

Upaya yang telah dilakukan adalah:

  1. Evakuasi korban.
  2. Melakukan pelayanan kesehatan di Pos Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, Mobile Klinik dan Rumah Sakit Lapangan.
  3. Menteri Kesehatan telah membentuk Tim Penanggulangan Bencana Gempa Bumi di Provisi Sumatera Barat berdasarkan SK Kepmenkes No. 879/Menkes/SK/X/2009. Tim tersebut terdiri dari 6 tim pelaksana yaitu Tim Pencari Fakta, Tim Kesehatan Lingkungan, Tim Pendataan Kerusakan Fisik, Tim Surveilans, Tim Pelayanan Kesehatan dan Tim Logistik dan telah mendirikan Posko Aju yang bertempat di kantor Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat Jl. Perintis Kemerdekaan No. 65 A, Padang. - Melakukan kegiatan pencegahan penyakit menular dan kesehatan lingkungan yaitu melakukan surveilans penyakit potensial wabah, melakukan kegiatan penyuluhan secara intensif
  4. Melakukan kegiatan penyemprotan desinfektanmencakup sekitar 320 titik, melakukan sosialisasi penjernihan air cepat di 3 lokasi pemukiman penduduk di Kota Padang, melakukan vaksinasi TT (Tetanus Toxoid) kepada 119 relawan dan 138 petugas kesehatan.
  5. Sejak tanggal 1 Oktober 2009 telah dikirimkan bantuan dana operasional dan logistik ke lokasi bencana yang berasal dari Departemen Kesehatan, PPK Sub Regional Sumatera Barat, PPK Regional Sumatera Utara, PPK Regional Sumatera Selatan, Dinkes Prov. Bengkulu, Yonkes TNI, pihak swasta serta bantuan dari luar negeri.
  6. Sejak tanggal 1 Oktober 2009, telah memobilisasi bantuan tenaga kesehatan ke lokasi bencana yang berasal dari Luar Negeri (Jepang, Rusia, Malaysia, Perancis, Australia, Amerika Serikat, Singapura) dan Dalam Negeri (Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan di Sumatera, Jawa, Sulawesi, TNI, POLRI, LSM dan sebagainya). Bantuan tenaga yang telah di mobilisasi ke lokasi bencana sebanyak 1.230 orang, terdiri dari 10 tenaga assesment, 372 tenaga medis, 267 tenaga paramedis, 43 tenaga kesehatan masyarakat, 22 tenaga farmasi, 52 tenaga DVI dan 464 tenaga lainnya. Tenaga tersebut telah didistribusikan ke Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Padang Pariaman, Kab. Agam dan Kab. Pasaman Barat.

Pemantauan tetap dilakukan oleh seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang terkena bencana, PPK Sub Regional Sumatera Barat, PPK Regional Sumatera Utara dan Pusat Penanggulangan Krisis Depkes.

Perincian bantuan logistik dan dana opersional yang telah dikirimkan ke lokasi bencana adalah :
Luar Negeri :

  1. Yordania : Genset 2 unit dan selimut
  2. Amerika Serikat : RS Lapangan
  3. Singapura : RS Lapangan
  4. Malaysia : RS Lapangan
  5. Rusia : RS Lapangan dan mobil van 1 unit
  6. Belgia : RS Lapangan
  7. Cekoslowakia : RS Lapangan
  8. Spanyol : RS Lapangan
  9. Kanada : RS Lapangan
Dalam Negeri
  1. PPK Sub Regional Sumbar : Tenda 1 unit
  2. PPK Regional Sumut : obat 1 paket, kantong mayat 100 buah, MP-ASI 30 dus, Masker 10 kotak, Oksigen 3 buah, spanduk 10 buah, ambulans 3 unit, mobil operasional 1 unit.
  3. PPK Regional Sumsel : obat, MP-ASI 60 dus, kantong mayat 20 buah, ambulans 1 unit, mobil klinik 1 unit, mobil operasional 2 unit.
  4. Dinkes Prov. Bengkulu : Obat, ambulans.
  5. Yonkes TNI : tenda 1 unit, obat dan alkes.Direktur Utama BTN : nasi bungkus 2 x 1500 paket untuk RS Dr Djamil, RST Reksodiwiryo, RS Yos Sudarso, RS Siti Rahma dan RSUD Pariaman.
  6. PT Coca Cola : air mineral 50.000 buah untuk RSUP Dr M Djamil dan RSUD Pariaman, genset 500 KVA sebanyak 2 unit
  7. Nestle Indonesia : Nestle cereal 190 karton, nescafe 3 in 1 kopi susu 70 karton, milo 130 karton, bear brand 130 karton, koko krunch 130 karton.
  8. Departemen Kesehatan:
  • 2 Oktober 2009 : Biaya Operasional Rp 200 juta, obat-obatan 1,5 ton, kantong mayat 200 buah, MP-ASI 5 ton, tenda & genset 2 buah, mesin fog 2 buah, kelambu 500 buah, seruni 2 drum, jentika 10 dus, PKD 2 dus, PKD 2 (infus set) 3 dus, Ringer laktat 5.000 buah, oralit 5.000 buah, IV kateter 400 set, Wing Needle 100 set, Dirigen 200 buah, kaporit 10 drum, lysol 300 liter, penjernih air 300 liter, pot kaporit 200 buah, polybag sampah 5000 buah, air rahmat 500 botol, masker 4.000 buah.
  • 3 Oktober 2009 : kantong mayat 500 buah, baju steril disposibel 2.000 buah, ortophedik set 3 set, Orthopedic Battery – Driven Drill 1 set, bor orthopedik manual 1 set, basic major surgery set 1 set, vena section set 3 set, Abdominal operation set 1 set, sterilisator 1 unit, kertas steril 1 koli, gips sebanyak 123 koli, velbed 350 buah, polycrepe (elastic verban) uk 10 cm x 4,55 m sebanyak 100 roll, polycrepe (elastic verban) uk 15 cm x 4,55 m 100 roll, Polygyp (Gips) ukuran 10 cm x 2,7 m sebanyak 100 roll, Polygyp (Gips) ukuran 15 cm x 2,7 m sebanyak 100 roll, Disposable Aluminium (External Fixator / DISPOFIX) sebanyak 88 unit, Benang jahit sachet 1.0 sebanyak 9 box, Benang jahit sachet 2.0 sebanyak 9 box, Benang jahit sachet 3.0 sebanyak 9 box, silk cassete 1.0 sebanyak 50 box, silk 3.0 cutting sebanyak 25 box, silk 3.0 tapper sebanyak 25 box, silk 2.0 cutting sebanyak 50 box.
  • 4 Oktober 2009 : kantong mayat 150 buah.
  • 7 oktober 2009 : kantong mayat 1000 buah, polygip 500 buah, policrene 400 buah, acrilic 30 set, skin traksi dewasa 30 buah, skin traksi anak 20 buah, cancellous bone screws 50 buah.
  • 8 oktober 2009 : tabung OŽ2 sebanyak 10 tabung untuk RS Siti Rahmah, Tabung N2O sebanyak 5 tabung
  • 10 Oktober 2009 : Tabung N2O sebanyak 5 tabung untuk RS Siti Rahma
Bantuan yang dibutuhkan adalah:
  1. Dinkes Kab. Pesisir Selatan membutuhkan bantuan 400 tenda, 500 kardus PMT untuk Balita dan Ibu Hamil, 600 buah selimut dan 400 kelambu anti malaria.
  2. Sejumlah pasien membutuhkan bantuan sebagai berikut : 91 kursi roda, 17 kaki palsu, 141 tongkat dewasa dan 15 tongkat anak.
  3. Dinkes Prov. Sumbar membutuhkan bantuan immunoglobulin 250 mg/4.000 i.u., obat-obatan, 20 tabung N2O, 20 tabung oksigen dan 125 lembar avron untuk didistribusikan ke Dinkes Prov Sumbar, RS M. Djamil, RS Siti Rahma dan RS Yos Sudarso.
  4. RS KRI Dr Suharso membutuhkan bantuan 20 kruk.
  5. RS Dr. M. Djamil Padang membutuhkan bantuan untuk pelayanan kesehatan, sebagai berikut : 2 electro surgery unit, 5 tromol besar segi 4, 1 sterilisator, 1 gigli saw ortopedi, 7 suction mobile, 7 bed side monitor, 6 ekg, 8 oksigen transfer, 4 mobile examination lamp , 9 humidifier flowmeter suction dinding, 9 humidifier flowmeter o2 dinding, tensimeter, film viewer/iluminator, sepatu boot ukuran dewasa, timbangan berdiri, usg 4 D, stetoskop, scater electric, light curing, sterilisator kering, lampu kepala, kursi roda, otoskop, 3 set peralatan otopsi set, timbangan bayi.
  6. RSUD Kab. Pariaman membutuhkan bantuan 2 buah mesin anastesi, 2 buah maltifunction bed side monitor, 5 bual pulse oxyneter, 2 set laringoskop, tenaga perawat 30 orang
  7. RS Kesdam Padang, membutuhkan bantuan 4 unit bed side pasien monitor, 2 unit ventilator, 1 unit mesin X ray 500 mA, 2 set laringoskop.
  8. RS Tk. III 01.06.01 Dr. Reksodiwiryo membutuhkan bantuan 4 unit patient monitor, 2 buah ventilator, mesin X Ray 500 mA, 2 buah sterilisator portabel, 2 unit orthopedik set, 1 unit USG, 1 Unit EKG 3 channel, 4 unit bed side monitor, 1 unit kauter 300 watt, 2 unit DC Shock, 2 unit autoclave, 1 unit apparatus anatesi, 1 unit ambulan, 2 unit meja operasi, 2 unit suction pump, 1 unit lapu operasi (5 bola)

Tenaga Kesehatan yang telah di mobilisasi ke lokasi bencana :

A. Luar Negeri

  1. JICA (Jepang) : 2 orang
  2. Medical Emergency Rescue Committee (rusia) : 11 orang
  3. Malaysian Relief Agency (MRA) : 6 orang
  4. Medicine Du Monde (Perancis) : 6 orang
  5. HWA International ; 1 orang
  6. Tentara Australia : 10 orang
  7. HET : 9 orang
  8. IMC (International Medicine Corps) – Amerika Serikat : 4 orang
  9. Tim Medis Singapura : 40 orang
  10. Air mobile Hosptal Rusia : 30 orang

B. Instansi Pemerintah Pusat

  1. Departemen Kesehatan : 29 orang
  2. Yonkes Kostrad :123 orang
  3. Puskes TNI : 39 orang
  4. KRI Dr. Suharso : 64 orang
  5. Polri : 52 orang
C.Instansi Pemerintah Daerah
  1. PPK Regional Sumatera Utara : 34 orang
  2. PPK Regional Sumatera Selatan : 34 orang
  3. RSUP Moh Husein Palembang : 8 orang
  4. PPK Regional Jakarta : 34 orang
  5. PPK Regional Sulawesi Selatan : 7 orang
  6. PPK Sub Regional Sumatera Barat : 8 orang
  7. Dinkes Prov. Jambi : 13 orang
  8. Dinkes Prov. Bengkulu : 15 orang
  9. Dinkes Kab. Komeraing ulu : 13 orang
  10. RSUD Dr Soetomo : 16 orang
  11. Tim EMU RS Hasan Sadikin : 3 orang
  12. RSUP DR Sardjito : 4 orang
  13. RSUD Solok : 5 orang
  14. KKP Padang : 6 orang
  15. Dinkes Kab. Sijunjung : 31 orang
  16. Dinkes Kota Sawahlunto : 50 orang
  17. Tim Penanggulangan Kab. Sijunjung : 70 orang
  18. Dinkes Kota Solok : 23 orang
  19. Dinkes Kab. Dharmasraya : 2 orang
  20. Pemkab Dharmasraya : 11 orang
  21. Dinkes Musi Rawas ; 8 orang
  22. RSUD Sungai Dareh : 11 orang
  23. RSUD Arifin Achmad, Riau : 23 orang
  24. Kab. Sawahlunto : 25 orang
  25. RSU Dr Hanifah Batusangkar : 9 orang
  26. Puskesmas Sungai Lasi Kab. Solok : 8 orang
  27. Dinkes Solok Selatan ; 16 orang
  28. Dinkes Rejang Lebong : 14 orang
  29. RSUD Kab. Kuantan Singingi : 17 orang
  30. Kab. Sragen ; 29 orang
  31. Kab. Solok : 8 orang
  32. Dinkes Kota Batam : 15 orang
  33. KKP Pekan Baru ; 10 orang
  34. KKP Tembilahan : 8 orang
  35. Kab. Bungo Jambi : 14 orang
  36. BPFK Medan : 6 orang
  37. KKP Dumai : 2 orang
  38. Dinkes Deli Serdang : 8 orang
  39. Dinkes Kota Depok : 8 orang
D. BUMN/Instansi Swasta
  1. RS Kartini Bekasi : 1 orang
  2. RS Muhamadiyah Palembang : 10 orang
  3. RS Muhamadiyah Jawa Tengah : 7 orang
  4. Biofarma Bandung : 2 orang
  5. Universitas Yarsi : 30 orang
  6. Triduana Yarsi : 20 orang
  7. RS Bumi Waras : 7 orang
E. Organisasi Profesi/LSM Dalam Negeri
  1. IDI : 2 orang
  2. ESMI : 10 orang
  3. Yayasan Lima Roti Dua Ikan : 8 orang
  4. Medgo Sumsel : 56 orang
  5. Laktasi Siaga Bencana : 2 orang
  6. PP PON : 2 orang
  7. Satgas PP IDAI : 13 orang

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait