Perkembangan Pasca Tsunami di Kab. Kep. Mentawai Provinsi Sumatera Barat tanggal 3 November 2010

Share
By November, 04 2010
Perkembangan Pasca Tsunami di Kab. Kep. Mentawai Provinsi Sumatera Barat  tanggal 3 November 2010

Perkembangan pasca tsunami di Kab. Kep. Mentawai Prov. Sumatera Barat hingga tanggal 3 November 2010.

Perkembangan pasca tsunami di Kab. Kep. Mentawai Prov. Sumatera Barat hingga tanggal 3 November 2010.

Pada tanggal 25 Oktober 2010 pukul 21.52 WIB telah terjadi tsunami di Kabupaten Pulau Mentawai Provinsi Sumatera Barat yang terjadi pasca gempa bumi berkekuatan 7,2 SR, kedalaman 10 km dengan pusat gempa 78 km Barat Daya Pagai Selatan Kepulauan Mentawai Sumatera Barat.

SITUASI SAAT INI

1. Permasalahan Kesehatan (rincian ada pada lampiran 1)

a. Korban meninggal dunia sebanyak 427 orang (ralat dari sebelumnya 450 orang).*)

b. Korban yang dirawat : *)

- Jumlah total yang dirawat inap sebanyak 134 orang ( 79 orang masih dirawat inap dan 55 orang pulang sembuh). Korban dirawat di Kab. Kep. Mentawai (Puskesmas Atas, Puskesmas Bawah, Gereja, Sipora Selatan, RS Tuah Pejat dan RS Lapangan TNI), Kota Padang (RSUP M. Jamil) dan Kab. Muko-muko (RSUD Muko-muko). Jenis penyakitnya yaitu sebagai berikut :

No

DIAGNOSIS

JUMLAH

%

1

Vulnus Exkoriasis

71

52,99%

2

Vulnus Laseratum

27

20,15%

3

Fraktur

19

14,18%

4

Post Partus

4

2,99%

5

Trauma

3

2,24%

6

Nyeri Dada

2

1,49%

7

Dislokasi

2

1,49%

8

Hematom

2

1,49%

9

Nyeri Abdomen

2

1,49%

10

Ruptur

1

0,75%

11

Tidak ada data

1

0,75%

J u m l a h

134

100%

- Jumlah korban yang dioperasi sebanyak 12 orang di RS Lapangan TNI di Kab. Kep. Mentawai. *)

- Jumlah korban yang dirawat jalan sebanyak 325 orang. *)

- Jumlah korban yang dirujuk sebanyak 20 orang yaitu ke RS Lapangan TNI, RS Tuah Pejat, RSUP M. Jamil dan RSUD Muko-muko. *)

- Fasilitas kesehatan yang rusak yaitu 1 Puskesmas Malokopad di Kecamatan Pagai Selatan.

2. Pengungsian

a. Jumlah pengungsi sebanyak 15.097 orang di lapangan bola Kec. Sikakap dan tersebar di pulau-pulau. *)

b. Kegiatan kesehatan yang telah dilaksanakan. *)

- Mendirikan 4 Pos Kesehatan di Kec. Sikakap.

- Memberikan pelayanan kesehatan di Pustu, Puskesmas dan Rumah Sakit.

- 10 penyakit terbesar pada 134 pasien di Pos Kesehatan yaitu sebagai berikut :

No

Diagnosis

Jumlah

Persentase

1

Luka-luka

86

64,18%

2

Demam

13

9,70%

3

Gastritis

9

6,72%

4

Trauma tumpul

7

5,22%

5

ISPA

7

5,22%

6

Nyeri dada

6

4,48%

7

Asma

2

1,49%

8

Diare

2

1,49%

9

Gatal-gatal

1

0,75%

10

Fraktur

1

0,75%

Total

134

100,00%

- Melakukan surveilans penyakit berpotensi wabah (diare, malaria, campak), surveilans kesehatan lingkungan dan pemantauan kelompok risiko tinggi yang dilakukan bersama-sama oleh Dinkes Provinsi Sumatera Barat, Dinkes Kabupaten/Kota, KKP Padang, TNI, LSM Bulan Sabit Merah dan Relawan. Kegiatannya sebagai berikut :

  • Mapping air bersih
  • Perbaikan kualitas air bersih dan sanitasi serta pembagian aquatab
  • Penyemprotan
  • Pelaksanaan imunisasi
  • Perbaikan gizi anak balita
  • Trauma healing

3. Bantuan yang Dimobilisasi

a. Berbagai instansi telah mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dengan jumlah total sebanyak 401 orang yang terdiri dari 17 orang fasilitator, 16 dokter spesialis, 53 dokter umum, 3 dokter gigi, 4 DVI, 3 apoteker, 210 perawat, 2 bidan, dan 93 tenaga surveilans.

b. Berbagai instansi telah memberi bantuan dana operasional dan logistik yaitu sebagai berikut :

i. Kementerian Kesehatan memberikan bantuan dana operasional sebesar Rp. 100.000.000,- dan bantuan logistik berupa obat-obatan, MP-ASI dan Oksigen Konsentrat.

ii. PPK Sub Regional Sumatera Barat mengirimkan bantuan logistic berupa obat-obatan, bahan habis pakai, alat perlengkapan diri, vaksin, MP ASI, Bahan untuk pengendalian vektor dan penyehatan lingkungan, kantong jenazah, tenda, oksigen konsentrat, dan sebagainya.

iii. KKP Kelas II Padang memberikan bantuan logistik untuk pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan

iv. Tentara Nasional Indonesia mendirikan tenda yang akan difungsikan sebagai rumah sakit lapangan di Kecamatan Sikakap.

4. Bantuan yang Dibutuhkan *)

a. Logistik untuk pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan yaitu : PAC, Aquatab, kantong sampah.
b. Insektisida (Malation).
c. Air Rahmat.
d. Dirigen Air.
e. Personal Hygiene Kit.
f. Oksigen Konsentrat.
g. MCK.

POTENSI MASALAH KESEHATAN

1. Gambaran : *)

a. Pengungsi

- Berdasarkan data penyakit dari Pos Kesehatan yang ada, kasus penyakit di Poskes masih didominasi oleh trauma fisik seperti luka-luka, trauma tumpul dan fraktur dengan proporsi total mencapai 70,15%. Karena itu perlu diwaspadai adanya infeksi akibat penanganan atau perawatan luka yang tidak tepat, terutama pada anak-anak. Mengingat situasi mereka sedang di pengungsian, besar kemungkinan kondisi fisik mereka tidak optimal sehingga infeksi lokal bisa berkembang lebih serius yaitu menjadi sistemik.

- Penyakit potensi KLB seperti ISPA, Diare dan penyakit kulit, belum dapat dilihat trendnya karena data yang terbatas. Namun bila dilihat dari proporsi penyakit yang berkunjung ke Pos Kesehatan, penyakit-penyakit tersebut termasuk tidak dominan yaitu jumlah total sebesar 7,46%.

b. Rumah Sakit

Jenis penyakit yang dirawat di RS juga didominasi oleh penyakit-penyakit trauma fisik yaitu vulnus, fraktur, trauma, nyeri dada, dislokasi, hematoma dan ruptur dengan proporsi total mencapai 93,28%. Mengingat pasien yang dirawat di rumah sakit sudah dalam kondisi yang lebih berat, dalam penangannya perlu diperhatikan untuk manajemen komplikasi serta perencanaan rehabilitasi medik.

2. Rencana Tindak Lanjut *)

a. Perlu dilakukan pertemuan koordinasi dari seluruh sektor yang mendukung bidang kesehatan baik dari lintas program, lintas sektor dan LSM untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kesehatan di Kab. Kep. Mentawai.

b. Perlu ada penyelarasan data dari Kabupaten, Provinsi maupun Pusat.

c. Rencananya Ditjen PP dan PL akan mengirimkan bantuan berupa :

No

Jenis Barang

Jumlah

No

Jenis Barang

Jumlah

1.

PAC

10 ribu sachet

8.

Artemeter inj

500 cure

2.

Air rahmat

500 botol

9.

Lab Kit

1 boks

3.

Polibag

25 ribu buah

10.

Sumilarv

200 kg

4.

Aquatab

10 ribu strip

11.

RDT

5.

Lysol

1000 L

12.

Kelambu

6.000 buah

6.

Insektisida lalat

50

13

DHP

420 cure

7.

Kelambu LLN

300 buah

14.

Insektisida Malation

100 L

Keterangan : *) Informasi terbaru

Lampiran 1

JUMLAH KORBAN AKIBAT TSUNAMI

DI KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

SD TANGGAL 3 NOVEMBER 2010 PUKUL 14.00 WIB


No

Uraian

1 /11

2/11

3/11

1

Meninggal

450

450

427

2

Luka Berat / Rawat Inap

129

132

134

a. RS Lapangan TNI

Masih dirawat

15

13

14

Pulang sembuh

-

-

-

b. RSU Jamil

Masih dirawat

2

2

2

Pulang sembuh

1

1

1

c. RSUD Muko-muko

Masih dirawat

2

2

2

Pulang sembuh

-

-

-

d. RS Tuah Pejat

Masih dirawat

1

1

1

Pulang sembuh

-

-

-

e. Puskesmas Atas

Masih dirawat

16

14

9

Pulang sembuh

1

-

2

f. Puskesmas Bawah

Masih dirawat

15

23

10

Pulang sembuh

1

6

g. Gereja

Masih dirawat

75

75

40

Pulang sembuh

-

-

46

h. Sipora Selatan

Masih dirawat

-

1

1

Pulang sembuh

-

-

-

3

Luka ringan/rawat jalan

299

299

325

4

Hilang

75

75

75

Jumlah total korban (meninggal, luka berat, luka ringan dan hilang)

953

956

961

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait