Efektifkah Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor?

Share
By Staff PKK October, 01 2016 Intermezo
Efektifkah Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor?

Wilayah Indonesia masih memiliki pegunungan dan lereng yang curam, hal tersebut sangat berpotensi terjadinya bencana tanah longsor. Bencana tanah longsor hampir setiap tahun terjadi dan menimbulkan kerugian yang sangat besar, bukan hanya kerusakan bangunan namun juga dapat menimbulkan korban jiwa. Seringkali dalam kejadian tanah longsor masyarakat yang menjadi korbannya tentu hal ini perlu diatasi agar bisa meminimalisir dampak dan kerugian akibat bencana tanah longsor. Mencegah bencana alam memang menjadi sesuatu yang mustahil, namun mengurangi risiko dari kerugian akibat bencana adalah hal mutlak yang harus dilakukan.

Pada saat masuk musim hujan, berbagai macam bencana akan menjadi ancaman. Intensitas hujan yang meningkat drastis seketika akan meningkatkan peluang bencana banjir dan tanah longsor. Oleh sebab itu upaya mitigasi dan pencegahan sejak dini perlu diterapkan dan di sosialisasikan kepada masyarakat. Untuk meminimalisir dampak dan kerugian tanah longsor, sistem peringatan dini tanah longsor sudah disebar ke beberapa derah yang rawan longsor terutama di Pulau Jawa. Namun saat ini jumlah sistem peringatan tanah longsor masih belum sebanding dengan jumlah daerah yang rawan longsor. Data bulan Februari menunjukan bahwa sistem peringatan dini tanah longsor yang terpasang hanya 50 unit. Tentu hal ini belum cukup karena terdapat ratusan daerah yang menjadi rawan longsor diseluruh indonesia.

Bencana tanah longsor di Indonesia selama beberapa tahun belakangan ini, Longsor terjadi secara tiba-tiba tanpa memberikan tanda-tanda. Durasi kejadiannya pun sangat singkat. Hujan yang deras akan melembabkan struktur tanah di area yang berkontur miring atau pegunungan. Dalam hitungan detik, bencana tanah longsor akan seketika terjadi. Lalu, Apakah sistem peringatan dini ini bisa efektif untuk penanggulangan tanah longsor?? Namun yang paling penting dalam pencegahan tanah longsor adalah menyesuaikan penyusunan tata ruang dengan peta-peta rawan bencana. Sehingga menghindari adanya pemukiman yang dibangun di atas tanah yang rawan longsor. Kemudian cara efektif mencegah longsor selanjutnya adalah dengan membangun mitigasi struktural, seperti penguatan tebing dan penghijauan wilayah tebing yang curam, sebab akar pohon akan menguatkan stuktur tanah berapapun kemiringan lerengnya.

 

Sumber  : http://blog.act.id/sistem-peringatan-dini-bencana-longsor-dipasang-bnpb/

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait