Kementerian Kesehatan RI Antisipasi Penularan Vektor pada ABK di Sebaru

Share
By Julianto Prabowo March, 05 2020 ARTIKEL COVID-19
Kementerian Kesehatan RI Antisipasi Penularan Vektor pada ABK di Sebaru

Jakarta, 3 Maret 2020

Pulau Sebaru dipenuhi dengan pepohonan yang memungkinkan vektor keluar masuk bangunan tempat WNI ABK diobservasi. Untuk mencegah hal tersebut, dilakukan pengendalian vektor dan kesehatan lingkungan oleh tim kesehatan.

Kegiatan ini dilakukan atas kerjasama antara Kementerian Kesehatan, termasuk di dalamnya Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI, dan BNPB.

Pengendalian vektor dilakukan dengan melakukan survei vektor di area observasi ABK World Dream Sebaru 1 mulai pukul 09.00 WIB. Hasil survei telah ditemukan jentik Aedes Albofictus di area perkebunan dan ditemukan juga nyamuk dewasa Aedes Aegypti di area lapangan tenis yang jaraknya kurang lebih250 meter dari asrama para WNI ABK World Drea.

Seluruh wilayah observasi dilakukan fogging untuk mencegah penularan penyakit dari vektor seperti nyamuk.

Terkait kesehatan lingkungan, dilakukan bersih-bersih pantai pada pukul 06.00 – 07.00 WIB oleh tim gabungan antara tim kesehatan dan TNI. Area pantai yang dibersihkan kurang lebih 200 meter dan sampah yg diambil adalah sampah plastik berupa botol air mineral, gelas air mineral, kantong kresek, styrofoam, bungkus mie instan, dan kardus nasi kotak. Volume sampah yang diambil sebanyak 8 polybag.

Kesehatan air pun terus dipantau. Hari ini tim kesehatan lingkungan telah mengambil sampel kualitas air minum/bersih untuk uji mikrobiologi secara kualitatif di 2 titik, yakni titik sampel di ground tank yang diambil pada pukul 09.05 WIB dan titik sampel outlet water treatment yang diambil pada pkl 09.10 WIB.

Hasil sampel akan diketahui setelah diinkubasi dalam inkubator pada saat suhu 35 derajat celcius selama 24 jam. Logistik yang dibutuhkan adalah polybag sampah organik ramah lingkungan, polybag kuning untuk sampah medis, media KIE terkait dg virus corona, dan masker bedah.

Rencana kegiatan berikutnya, antara lain pengelolaan sampah/limbah medis berupa jarum suntik sisa pengambilan darah, pemusnahan limbah medis dilakukan bila incinerator sudah bisa difungsikan, dan pengangkutan dan pemusnahan sampah domestik oleh NUBIKA TNI AD.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.(D2)

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM

 

Sumber: sehatnegeriku.kemkes.go.id

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait