KESIAPAN TIM KESEHATAN KOTA BITUNG MENGHADAPI SAIL BUNAKEN 12 - 20 AGUSTUS 2009 DI KOTA BITUNG

Share
By August, 02 2009
KESIAPAN TIM KESEHATAN KOTA BITUNG MENGHADAPI SAIL BUNAKEN 12 - 20 AGUSTUS 2009 DI KOTA BITUNG

Pada tanggal 12 hingga 20 Agustus 2009 Indonesia akan menggelar hajatan internasional yang bertajuk "Sail Bunaken" yang akan diselenggarakan di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Berikut ini adalah berita seputar kesiapsiagaan bidang kesehatan Kota Bitung menghadapi kegiatan tersebut.

Pada tanggal 12 hingga 20 Agustus 2009 Indonesia akan menggelar hajatan internasional yang bertajuk "Sail Bunaken" yang akan diselenggarakan di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Dalam rangka kesiapsiagaan bidang kesehatan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis melakukan kunjungan kerja ke Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara pada hari Jumat,31 Juli 2009. Adapun kesiapsiagaan bidang kesehatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Dinas kesehatan Kota Bitung telah melakukan monitoring dan pengawasan tempat-tempat umum, restoran dan rumah makan, hotel dan penginapan, serta tempat tempat wisata yang menjadi lokasi kunjungan tamu, dan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Bitung. Monitoring dan pengawasan juga dilakukan pada sarana air bersih, WC umum agar memenuhi syarat kesehatan, juga terhadap industri agar tidak terjadi pencemaran udara, air dan pantai, serta bau busuk, berkoordinasi dengan Bapedalda dan Dinas Perindag.

  2. Dinas kesehatan Kota Bitung menyiapkan sarana dan prasarana gawat darurat serta rujukan penanganan darurat, antara lain kesiapan UGD, Kamar Operasi, sarana prasarana dan personilnya, berkoordinasi dengan RSUD Kota Bitung, RS Budi Mulia Bitung, dan RS TNI AL Dr. Wahyu Slamet Bitung. Puskesmas jejaring juga telah disiapkan.
  3. Dinas Kesehatan Kota Bitung melaksanakan surveilans epidemiologis penyakit menular terutama Flu Babi.
  4. Dinas kesehatan Kota Bitung membentuk Tim Reaksi Cepat yang beranggotakan tenaga kesehatan terlatih. Anggota anggota TRC tersebut tediri dari dokter umum 39 orang, dokter spesialis bedah 2 orang, dokter spesialis anastesi 1 orang, dokter spesialis penyakit dalam 2 orang, perawat dan bidan 40 orang, serta tenaga teknis lainnya 16 orang, yang bertugas di lapangan, baik statis maupun mobile beserta ambulans dan kelengkapannya. Disamping itu pula telah terbentuk Posko Kesehatan yang dilengkapi sarana Emergency di tempat tempat strategis, baik statis maupun mobile.

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait