PENINGKATAN STATUS GUNUNG SEMERU DARI WASPADA MENJADI SIAGA

Share
By May, 23 2008
PENINGKATAN STATUS GUNUNG SEMERU DARI WASPADA MENJADI SIAGA

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Dep. ESDM meningkatkan status kegiatan Gunung Semeru yang terletak di di Prov. Jawa Timur menjadi Siaga (Level III) sejak tanggal 21 Mei 2008 pukul 20.00 WIB. Hal ini ditetapkan berdasarkan hasil pengamatan kegempaan dan visual yang dilakukan oleh Pos Pengamatan Gunungapi.

Dari hasil pemantauan kegempaan yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, aktifitas kegempaan Gunung Semeru pada tanggal 15 - 19 Mei dicirikan oleh 432 kejadian gempa letusan dengan kisaran 80 - 100 kejadian perhari, 4 kejadian gempa guguran dengan jumlah maksimum 2 kejadian perhari, 1 kejadian Tremor dan 6 kejadian gempa awan panas dengan jumlah maksimum 3 kejadian per hari pada tanggal 18 Mei 2008.

Tanggal 20 Mei 2008 terekam 92 kali letusan dengan amplitudo maksimum 2-32 mm, 2 kejadian guguran dengan amplitudo maksimum 2-5 mm, 1 kejadian tremor dengan amplitudo 2 mm dan lama gempa 126,5 detik, satu kejadian Tektonik Jauh dengan amplituda maksimum 60 detik dan S-P 20,5 detik.

Wilayah yang berpotensi terkena ancaman meterial vulkanik baik awan panas maupun lahar adalah Dusun Rowo Baung dan Dusun Supit di Desa Pronojiwo, Dusun Urip di Desa Sumber Urip, Dusun Kamar A dan Dusun Umbulandi di Desa Supit Urang.

Dua Dusun yaitu Dusun Rowo Baung dan Dusun Supit merupakan dusun yang terdekat dengan pusat letusan yang berlokasi + 9 km dari puncak Gunung Semeru. Sungai-sungai yang harus di waspadai kerena ancaman awan panas maupun lahar yaitu Sungai Besuk Bang, Sungai Besuk Kobokan dan Sungai Besuk Kembar.

Pemantauan terus dilakukan oleh instansi terkait, masyarakat disekitar Gunung Semeru diharap tenang dan belum perlu adanya pengungsian.

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait