Kasus Aktif Menurun Signifikan Selama Penerapan PPKM dan PPKM Mikro

Rabu, 17 Pebruari 2021

3

Kasus Aktif Menurun Signifikan Selama Penerapan PPKM dan PPKM Mikro

Dalam rangka mengendalikan laju penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat, pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat kabupaten/kota, dan PPKM Mikro di tingkat RT/RW. Adanya penerapan kebijakan tersebut, menghasilkan dampak yang sangat positif, dimana pada data 14 Februari 2021 menunjukkan adanya penurunan kasus aktif harian hingga keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19.

Prof. Wiku Adisasmito selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 memberikan keterangan bahwa selama 4 minggu pelaksanaan PPKM, serta satu minggu penerapan PPKM Mikro, terjadi penurunan yang cukup signifikan dimulai dari minggu kedua dalam pelaksanaannya.

Pada grafik dimaksud, kasus aktif sempat mencapai puncak pada 24 Januari 2021 atau awal PPKM, sebesar 16,44%, meningkat 0,61% dari hari pertama PPKM. Namun angka ini terus menurun hingga mencapai 14,69% atau turun sebesar 1,75% dari angka puncak. Dan dengan diterapkannya PPKM Mikro, angkanya menurun lagi menjadi 13,06% atau turun sebesar 3,38%. 

Adanya penurunan jumlah kasus aktif, menyebabkan keterisian di rumah sakit juga mengalami penurunan dalam kurun waktu 9 hari, karena hal ini juga didukung dengan adanya kesembuhan pasien Covid-19 dan telah selesai menjalani perawatan.

Maka dengan demikian, penerapan kebijakan PPKM dan PPKM Mikro diharapkan dapat terus menunjukkan hasil yang jauh lebih baik dengan kerjasama masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan protokol kesehatan 3M dan membatasi mobilitas diluar rumah.

Sumber :

1. https://covid19.go.id/berita/ppkm-dan-ppkm-mikro-berdampak-signifikan-mengurangi-kasus-aktif-dan-keterisian-tempat-tidur