PERKEMBANGAN PERMASALAHAN KESEHATAN AKIBAT BANJIR DI KABUPATEN GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR

Minggu, 08 Maret 2009

63

PERKEMBANGAN PERMASALAHAN KESEHATAN AKIBAT BANJIR DI KABUPATEN GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR

Pada 6 Maret 2009 pukul 07.15 WIB telah terjadi banjir dengan ketinggian air 25 cm – 80 cm di 3 kecamatan di Kab. Gresik.

Pada 6 Maret 2009 pukul 07.15 WIB telah terjadi banjir dengan ketinggian air 25 cm – 80 cm di 24 desa dalam 3 kecamatan di Kab. Gresik, yaitu Kecamatan Driyorejo (5 desa), Kecamatan Benjeng (14 desa) dan Kecamatan Balongpanggang (5 desa).. Banjir tersebut mengakibatkan sebanyak 11.549 unit rumah terendam. Saat ini banjir sudah surut.

Kejadian ini mengakibatkan 1 orang meningal dunia di Desa Sumput Kecamatan Driyorejo, 50 orang pengungsi di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo yang saat telah pulang ke rumah masing-masing, sarana kesehatan yang terendam 1 unit Puskesmas (Puskesmas Driyorejo) yang saat ini sudah tidak terendam lagi, dan tidak ada korban luka berat dan luka ringan.

Jajaran kesehatan setempat telah mengevakuasi korban, mendirikan Pos Kesehatan dan memberikan pelayanan kesehatan, serta melakukan pemantauan di lokasi bencana.

Saat ini permasalahan kesehatan masih dapat diatasi oleh jajaran kesehatan setempat dan pemantauan tetap dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, PPK Regional Jawa Timur dan Pusat Penanggulangan Krisis Depkes.