Puluhan Rumah Rusak dan 3 Orang Terluka Akibat Gempa M 5.9 Pangandaran

Senin, 26 Oktober 2020

185

Puluhan Rumah Rusak dan 3 Orang Terluka Akibat Gempa M 5.9 Pangandaran

Gempa mengguncang Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya pada Minggu (25/10) pukul 07.56 WIB dengan M 5.9. Pusat Gempa berada di laut dengan kedalaman 10km sejauh 90 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran. Guncangan gempa minggu pagi ini tidak menimbulkan tsunami namun membuat panik warga, beberapa orang terluka serta puluhan rumah rusak akibat gempa ini.

BMKG mencatat gempa dirasakan di beberapa wilayah mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Yogjakarta dengan skala berbeda-beda. Intensitas III-IV dirasakan di Sukabumi, Tasikmalaya, dan Panggandaran, III dirasakan di Cilacap,Garut, Kuningan, intensitas II-III dirasakan di Kabupaten Bandung, Banyumas, Kutoarjo, Kebumen, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta, intensitas II dirasakan di Bandung dan Tegal.

BPBD mencatat 15 kecamatan dan 16 desa terdampak, selain itu terdapat 47 rumah rusak di Kota Tasikmalaya, Kab. Pangandaran, Kab. Tasikmalaya, Kab. Garut, Kab. Ciamis, dan Kota Banjar. Selain kerusakan rumah gempa juga menyebabkan 2 orang mengalami luka ringan di Kab. Ciamis dan 1 orang di Kota Tasikmalaya, saat ini korban luka sudah mendapatkan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.       

BMKG mencatat pada tanggal (26/10) pukul 06.49 WIB kembali terjadi gempa dengan magnitudo lebih kecil M 4.5, gempa dirasakan dengan intensitas II di Kabupaten Pangandaran dan Ciamis. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, mematuhi protokol kesehatan serta memgikuti instruksi pejabat berwenang.

 

Sumber : BMKG dan Pusdalops BNPB