Ribuan Jiwa Terdampak Banjir Halmahera Utara Sementara Kota Manado Diterjang Banjir dan Longsor

Senin, 18 Januari 2021

67

Ribuan Jiwa Terdampak Banjir Halmahera Utara Sementara Kota Manado Diterjang Banjir dan Longsor

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kabupaten Halmahera Utara sejak Sabtu 16 Januari 2021 pukul 08.00 WIT mengakibatkan terjadinya banjir dengan ketinggian muka air 50-100 cm. Banjir melanda 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Galela Selatan, Galela Barat, Kao Barat dan Loloda Barat. Sebanyak 4.800 penduduk terdampak dan 1.801 diantaranya mengungsi. Banjir juga menyebabkan kerugian materil berupa 1 unit jembatan terputus, 809 unit rumah terendam, 3 unit rumah terbawa banjir dan 2 unit rumah rusak berat.
Tim dari Puskesmas Dokulamo, Soakonora, Toliwang dan Dorume telah melakukan pelayanan kesehatan di pos kesehatan yang didirikan di lokasi pengungsian. Sebanyak 50 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan dan pengelola kesehatan masyarakat disiagakan.
Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara telah melakukan kegiatan penilaian cepat kesehatan di lokasi terdampak banjir dan kegiatan lain seperti pengendalian vektor, pengawasan kualitas air dan sanitasi, serta promosi PHBS. Pusat Krisis Kesehatan merespon dengan menghubungi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara untuk memantau perkembangan dan kebutuhan logistik kesehatan. Hingga saat ini logistik kesehatan dan obat-obatan masih mencukupi.
Selain Halmahera Utara, banjir dan tanah longsor juga melanda Kota Manado, hujan deras mengguyur sejak Sabtu (16/1). Terdapat 10 kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 50-300 cm dan beberapa diantaranya dilanda tanah longsor. Tercatat 6 orang meninggal akibat rumahnya tertimpa longsor, 3 orang di Kelurahan Perkamil dan 3 orang lainnya Kelurahan Malalayang Satu Barat, 1 orang masih dalam pencarian tim SAR Gabungan. Banjir Kota Manado tak hanya dari guyuran hujan, pada sore hari banjir rob kembali menerjang kota ini. Tak kurang 500 warga mengungsi, saat ini banjir sudah surut dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing.
Dinas Kesehatan Provinsi telah melakukan kaji cepat dalam menilai kebutuhan logistic kesehatan. Tim Puskesmas dari Dinas Kesehatan Kota Manado juga melakukan mobile ambulans ke lokasi banjir untuk memberikan pelayanan kesehatan pada warga terdampak. Selain itu tim ini juga turut membantu evakuasi korban. Pusat Krisis Kesehatan merespon banjir Kota Manado dengan menurunkan tim RHA (Rapid Health Assesment) ke lokasi hari ini (17/1).
Masyarakat dihimbau tetap waspada mengingat hujan diprediksi masih akan turun di Kota Manado dan Kabupaten Halmahera Utara. Selalu tetap menerapkan 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.