Forum Diskusi Konsorsium Ahli Krisis Kesehatan

Share
By Eko Mediastianto July, 01 2014 Kegiatan Pusat Krisis Kesehatan
FORUM DISKUSI KONSORSIUM AHLI KRISIS KESEHATAN

PPKK sebagai salah satu unit kerja Kementerian Kesehatan yang bergerak dalam bidang bencana diajukan sebagai salah satu Pusat Kerjasama dari WHO (WHO collaborating centre/WHOCC). Pengajuan PPKK sebagai salah satu WHO CC di Indonesia didasarkan atas pertimbangan bahwa dalam menjalankan ketiga strategi Pengurangan Resiko Bencana (PRB) yaitu minimisasi hazards, minimisasi kerentanan, dan peningkatan kapasitas semua pihak yang terlibat diperlukan penguatan jejaring dan koordinasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Penguatan jejaring dan koordinasi tersebut dapat tercapai melalui penyelenggaraan fórum diskusi konsorsium ahli krisis kesehatan  untuk mengenalkan program WHOCC kepada semua pihak yang terlibat dan untuk menyepakati ítem-item apa saja yang perlu dianalisis untuk meningkatkan upaya penanggulangan krisis kesehatan.

Tim Ahli Krisis Kesehatan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 251/Menkes/SK/ VII/2013 Tentang Penetapan Tim Ahli World Health Organization Collaborating Center (Who Cc) For Training And Research On Disaster Risk Reduction

Tujuan dari forum diskusi ahli krisis kesehatan ini adalah untuk mensosialisasikan Visi dan Misi WHO CC, SK Tim Ahli WHO CC  (Hak dan Kewajiban), rencana kerja masing - masing Pokja (Pelatihan/ITC DRR dan Penelitian) serta memperoleh rekomendasi Tim Ahli WHO CC.

Pelaksanaan Forum Diskusi Konsorsium Ahli Krisis Kesehatan dilaksanakan pada 3 – 5 Juni 2014 di Jakarta dengan peserta sebanyak 40 orang, terdiri dari ahli-ahli penanggulangan bencana bidang kesehatan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, RSUP Adam Malik Medan, RSUD dr.Saiful Anwar Malang, RSUP Hasan Sadikin Bandung, Universitas Hasanuddin, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Trisakti, Ikatan Dokter Indonesia dan Komisi Trauma Indonesia (IKABI).

Dari Forum Diskusi Konsorsium Ahli Krisis Kesehatan ini dihasilkan rencana kerja kelompok kerja WHO CC serta diperolehnya rekomendasi terkait tugas kelompok kerja penelitian dan kelompok kerja pelatihan.

Untuk kelompok kerja pelatihan rekomendasi berupa pelaksanaan pelatihan dengan 2 muatan yang berbeda yaitu muatan substansi teknis medis dan muatan manajemen yang digabungkan dalam pelaksanaan simulasi serta penyusunan GBPP dan Modul Pelatihan.

Sedangkan untuk kelompok kerja penelitan masukkan yang diberikan berupa :

  1. Perlunya mengidentifikasi pusat studi di setiap universitas di indonesia dan lembaga pemerintah lain yang melakukan penelitian terkait bencana
  2. Membentuk forum KOMUNIKASI berupa mailing list group : jejaring pusat studi bencana + lembaga penelitian lainnya jejaring pokja penelitian bencana (peer review)
  3. Melaksanakan koordinasi teknis dengan Litbangkes dan untuk membahas standard guideline dalam rangka melakukan review terhadap proposal penelitian bencana
  4. Mengidentifikasi tema penelitian dan institusi yang akan melakukan dan sumber dananya
  5. Mengidentifikasi tesis yang sedang atau sudah dilakukan oleh internal kementerian kesehatan untuk direview oleh tim ahli kelompok kerja penelitian bencana dan  dipublikasikan secara internasional
  6. Melibatkan masyarakat dalam pengajuan proposal penelitian (PPKK akan mengumumkan melalui website)
  7. WHO agar berperan untuk membantu mempublikasikan di jurnal internasional, jurnal yang masuk Scopus, American Corner, atau jurnal WHO SEARO

Dengan adanya Kegiatan Forum Diskusi Konsorsium Ahli Krisis Kesehatan selain menghasilkan rekomendasi dari Tim Ahli Krisis Kesehatan juga menjadi sarana komunikasi Para Tim Ahli Krisis Kesehatan, Pokja Pelatihan dan Pokja Penelitian WHO CC. 

INFO BENCANA/KRISIS KESEHATAN
Pilih Provinsi



DATA KESIAPSIAGAAN


SOSIAL MEDIA + APPS
Link Terkait