Kyai Jombang Dukung Vaksinasi AstraZeneca

Selasa, 23 Maret 2021

25

Kyai Jombang Dukung Vaksinasi AstraZeneca

Jombang, 22 Maret 2021

Pemerintah Jombang gelar vaksinasi massal dengan vaksin produk AstraZeneca. Vaksinasi dilakukan terhadap para kyai, santri, dan petugas publik yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang Jawa Timur, Senin (22/3).

KH Muhammad Hasib Wahab Abdullah, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, mendapatkan suntikan pertama di Kabupaten Jombang.

Ia meyakini pengasuh pondok pesantren atau kyai-kyai di Jombang ini sudah meyakini bahwa vaksin AstraZeneca diperbolehkan, karena vaksinasi merupakan salah satu upaya ikhtiar agar terhindar dari COVID-19. Vaksinasi merupakan gerakan nasional yang harus segera dilaksanakan.

“Kami dari kyai-kyai dan semuanya menerima baik dan kita dukung pemerintah dalam rangka melaksanakan vaksinasi. Kami mengajak kepada seluruh bangsa Indonesia bahwa vaksin ini tidak ada masalah, sudah ada keputusan MUI diperbolehkan,” katanya.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mendampingi Presiden RI Joko Widodo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Pendopo Kabupaten Jombang. Jokowi berpesan agar ada sosialisasi kepada masyarakat dalam memberikan pengertian tentang vaksinasi. Harapannya agar vaksinasi secara nasional bisa segera diselesaikan tahun ini.

“Saya bersama para Kyai, gubernur, bupati di Kabupaten Jombang yang sampai sore ini masih dalam proses pelaksanaan vaksinasi kepada para Kyai, Ibu Nyai dan juga petugas pelayanan publik. Semuanya sudah berjalan lancar mulai dari registrasi, skrining, vaksinasi, dan observasi, semuanya berjalan dengan baik,” kata Jokowi.

Jokowi mendorong distribusi vaksin ke Jombang agar diperbanyak. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat capaian vaksinasi.

“Kami dorong agar lebih banyak lagi vaksin yang bisa didistribusikan ke Provinsi Jawa Timur kemudian masuk ke kabupaten/kota yang ada agar sasaran vaksin bisa lebih dipercepat di pondok-pondok pesantren untuk para kyai, untuk para santri, dan kemudian untuk petugas dan pelayan publik,” ucap Jokowi.

Sumber: sehatnegeriku