Menteri Kesehatan Atur Ulang Laju Ketersediaan Vaksin Covid-19

Rabu, 07 April 2021

18

Menteri Kesehatan Atur Ulang Laju Ketersediaan Vaksin Covid-19

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap selanjutnya tidak akan secepat seperti sebelumnya. Hal ini terjadi karena suplai vaksin Covid-19 yang mulai terbatas akibat adanya embargo dari beberapa negara produsen vaksin.

Embargo terjadi akibat lonjakan kasus Covid-19 di negara produsen vaksin seperti Filipina, India, Papua Nugini, dan Brazil, serta berbagai negara di Eropa. Hal itu membuat produsen di wilayah tersebut memprioritaskan vaksin digunakan untuk wilayah masing-masing dan menghentikan ekspor vaksin untuk sementara waktu.

Kondisi tersebut mempengaruhi berbagai negara termasuk Indonesia. Sehingga ketersediaan vaksin untuk bulan Maret dan April hanya berjumlah 20 Juta dosis dari total 30 Juta dosis yang direncanakan.

Oleh karena itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin akan mengatur ulang laju vaksinasi Covid-19 dan akan segera melakukan negosiasi dengan negara-negara produsen terkait suplai vaksin Covid-19.

“Kita atur kembali sehingga kenaikannya tidak secepat sebelumnya. Karena memang vaksinnya yang berkurang suplainya.” Ungkap Budi.

Menkes juga membuat strategi baru agar vaksinasi Covid-19 lebih efektif menyasar kelompok prioritas yang paling rentan terhadap Covid-19. Kelompok prioritas yang akan diutamakan pada suntikan bulan April oleh Menkes adalah Lansia.

Hal ini berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI yang menunjukan bahwa Lansia yang terkena Covid-19 sejauh ini sekitar 10% dari 1,5 Juta orang yang positif Covid-19. Namun tingkat kematian Lansia akibat Covid-19 mencapai 50%.

Menkes Budi juga berharap dengan adanya keterbatasan vaksin Covid-19, masyarakat tetap mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Ia juga mengingatkan agar masyarakat untuk selalu memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun minimal 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas agar terhindar dari penularan Covid-19.

sumber. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210406/0437423/suplai-vaksin-covid-19-terbatas-menkes-budi-atur-ulang-laju-vaksinasi-covid-19/