Peran Ibu-ibu Sangat Besar Kurangi Penularan COVID-19

Selasa, 02 Pebruari 2021

53

Peran Ibu-ibu Sangat Besar Kurangi Penularan COVID-19

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Kesehatan Ida Budi Gunadi Sadikin mengatakan keluarga merupakan wadah berkumpulnya anggota maupun unit terkecil di masyarakat. Dalam fungsinya keluarga dapat saling memantau kondisi setiap anggota keluarga untuk mengetahui jika ada yang bergejala terpapar COVID-19 atau tidak.

Hal tersebut ia sampaikan pada sambutannya dalam Webinar Vaksinasi COVID-19 yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP), Senin (1/2).

“Sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai anggota organisasi kemasyarakatan khususnya organisasi kewanitaan memiliki peran dan berkewajiban melindungi diri dan anggota lainnya sebagai pemantau, pengingat dan contoh teladan pembudayaan menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dan 3 M (Menjaga jarak, Memakai masker, Mencuci tangan) agar terhindar dari penularan COVID-19,” tutur Ida.

Peranan penting lainnya, lanjut Ida, adalah memberikan informasi yang benar bagi masyarakat khususnya pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Ia mengaku selama ini telah bermitra dengan pemerintah setempat dalam memberikan edukasi kesehatan sampai di akar rumput.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan untuk mengatasi pandemi COVID-19 strateginya adalah bagaimana kita bisa mengurangi laju penularan virus SARS-CoV-2. Dan di sini terdapat dua peran penting yang bisa dilakukan oleh Ibu.

“Ada dua pesan saya, yang pertama mendisiplinkan keluarga, disiplinkan masyarakat, disiplinkan tetangga untuk rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan,” ucap Menkes.

Kedua, lanjut Budi, pada saat ada warga yang positif COVID-19 diharapkan ibu-ibu bisa mengurangi penyebaran. Untuk bisa mengurangi laju penularan dari virus COVID-19 harus bisa mengidentifikasi cepat, mengecek siapa-siapa saja yang pernah kontak langsung dengan pasien positif COVID-19, dan cepat melakukan isolasi.

Begitu ditemukan orang positif COVID-19 diharapkan orang terdekatnya tidak merasa terganggu, dan sesudah menemukan orang konfirmasi positif diharapkan mereka bisa diisolasi dengan maksimal.

“Butuh bantuan ibu-ibu untuk memastikan bahwa masyarakat bisa menerima dan membantu karantina mereka. Yang penting virus tidak terekspos ke keluarga-keluarga yang lain agar penularannya bisa kita cegah,” ucap Budi.

 

Sumber : sehatnegeriku