Dampak dan Solusi Mengatasi Kekeringan Di Indonesia

Selasa, 23 Pebruari 2021

67

Dampak dan Solusi Mengatasi Kekeringan Di Indonesia

Kekeringan adalah salah satu bencana yang ditandai dengan keadaan kurangnya persediaan air pada suatu wilayah dalam jangka waktu berkepanjangan (berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Kekurangan pasokan air dalam waktu yang lama akan memberikan dampak buruk bagi kehidupan, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan.

Di Indonesia kekeringan sering terjadi pada musim kemarau. Pada musim kemarau, curah hujan sangat rendah, sehingga persediaan air terbatas. Terbatasnya persediaan air disebabkan keringnya sumber air seperti sumur, sungai, waduk dan aliran air lainnya.

Berikut dampak kekeringan yang bisa terjadi pada musim kemarau.

  1. Matinya berbagai macam tanaman
    Tanaman merupakan salah satu sumber kehidupan manusia. Selain menjadi pasokan makanan, tanaman juga sangat bermanfaat untuk penghasil oksigen yang dibutuhkan tubuh. Mayoritas tanaman akan mati apabila kekeringan, hal ini dapat berdampak pada kurangnya oksigen, pangan, dan maraknya polusi.
  2. Minimnya sumber air minum.
    Manusia dapat bertahan selama beberapa hari tanpa makanan, namun tanpa minuman manusia akan kesulitan bertahan hidup. Kurangnya sumber air minum dapat menyebabkan dehidrasi dan sangat berbahaya bagi tubuh manusia.
  3. Minimnya sumber air untuk kebutuhan sehari-hari
    Air merupakan komponen yang paling penting bagi manusia. Selain untuk minum air juga digunakan untuk kebutuhan MCK, memasak, dan kebutuhan lainnya. Kurang sumber air akan berdampak pada kesehatan manusia.

Penanganan kekeringan di Indonesia membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Hal itu sangat penting dalam mengatasi dampak dari kekeringan menjelang musim kemarau. Berikut adalah solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan.

  1. Membangun dan melakukan rehabilitasi jaringan irigasi.
  2. Membangun waduk pada beberapa daerah yang potensial.
  3. Memelihara atau melakukan rehabilitasi konservasi lahan dan air.
  4. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menghemat penggunaan air.
  5. Melakukan reboisasi terhadap hutan dan penghijauan pada area pemukiman warga maupun di jalan besar.

Referensi: https://dlh.semarangkota.go.id/3-dampak-kekeringan-di-indonesia-dan-solusinya/