Koordinasi Persiapan Pelaksanaan TTX dan Simulasi Pengelolaan Krisis Kesehatan untuk Menyambut Pelaksanaan GPDRR Tahun 2022

554

Koordinasi Persiapan Pelaksanaan TTX dan Simulasi Pengelolaan Krisis Kesehatan untuk Menyambut Pelaksanaan GPDRR Tahun 2022

Bali, 31 Maret 2022

Penyelenggaraan 7th GPDRR Tahun 2022 di tengah pandemi COVID-19 memberikan momentum yang tepat bagi Indonesia dan seluruh negara di dunia akan pentingnya mitigasi dan pengurangan risiko bencana dalam upaya mencapai ketangguhan bencana dan pembangunan yang berkelanjutan. Selain itu, penyelenggaraan GP2022 juga bertujuan untuk memperkuat pengelolaan manajemen risiko bencana dan bagaimana membangun sistem pengurangan risiko bencana yang lebih kuat ke depannya.

Pusat Krisis Kesehatan sebagai koordinator bidang kesehatan tingkat pusat menyelenggarkan Pertemuan Koordinasi Persiapan Table Top Exercise (TTx) dan Simulasi Pengelolaan Krisis Kesehatan untuk menyambut pelaksanaan GPDRR 2022 yang akan dilaksanakan pada tanggal 23-28 Mei 2022. Pertemuan tersebut dilaksanakan tanggal 28-31 Maret 2022 secara luring di Nusa Dua, Bali yang diikuti oleh BNPB, KKP Kelas I Denpasar Bali, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Badung, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua, RS Universitas Udayana, LK-NU, ACT, MER-C dan PABI.

Kegiatan ini bertujuan agar tersusunnya peta respons, rencana operasi gladi, rencana informasi gladi sebagai dari upaya pengurangan risiko dan kesiapsiagaan dalam penghadapi potensi krisis kesehatan akibat bencana alam dan pandemi pada saat pelaksanaan pertemuan GPDRR tahun 2022. Rangkaian dalam kegiatan ini diantaranya melakukan koordinasi antar stakeholder terkait pembahasan skenario yang akan digunakan untuk pelaksanaan TTx dan simulasi pengelolaan krisis kesehatan dan meninjau lokasi pertemuan GPDRR yaitu di Nusa Dua Convention Center (NDCC) dan Bali International Convention Center (BDCC). Kunjungan meninjau lokasi ini bertujuan untuk melihat kesiapan lokasi dan memfasilitasi keadaan darurat yang mungkin terjadi seperti tersedianya ruang medis yang dekat dengan jalur pintu keluar, pintu keluar darurat dan titik kumpul (assembly point) jika terjadi bencana. Selain itu, kunjungan juga dilakukan ke salah satu RS Rujukan dekat lokasi pelaksanaan GPDRR, yaitu RS Universitas Udayana untuk memastikan kelengkapan fasilitas yang dimiliki.

Berdasarkan hasil pertemuan pada kegiatan ini skenario TTx dan simulasi sudah disesuaikan dengan rencana kontingensi bencana gempa bumi dan tsunami yang telah dimiliki Provinsi Bali, dengan adanya pertemuan ini semoga pelaksanaan TTx dan simulasi pengelolaan krisis kesehatan untuk menyambut pelaksanaan GPDRR tahun 2022 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat kepada daerah untuk meningkatkan kapasitas dalam menghadapi bencana terutama penguatan pada saat pra bencana.