Mitos dan Fakta Seputar Imunisasi

Jumat, 11 Desember 2020

27

Mitos dan Fakta Seputar Imunisasi

Dalam kehidupan di masyarakat banyak sekali mitos yang beredar tentang imunisasi yang menimbulkan kekhawatiran dan stigma di masyarakat, tetapi apakah mitos yang beredar tersebut benar? Berikut beberapa mitos dan fakta seputar imunisasi yang anda perlu tahu.

 

Mitos: Bayi atau anak selalu demam setelah imunisasi

Fakta: Demam adalah salah satu reaksi imun tubuh terhadap antigen yang dimasukkan melalui proses imunisasi.

 

Mitos: Imunisasi dapat menyebabkan autisme

Fakta: Vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional aman dan berkualitas karena lulus uji BPOM dan rekomendasi para ahli.

 

Mitos: Kandungan vaksin membahayakan kesehatan

Fakta: Semua vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional aman. Vaksin-vaksin tersebut telah melewati proses pengujian yang ketat sebelum diizinkan untuk digunakan oleh masyarakat. Antigen merangsang pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu, sehingga bila terpapar virus atau kuman penyebab penyakit tidak akan sakit atau hanya sakit ringan

 

Mitos: ASI bisa menggantikan vaksin

Fakta: ASI dan vaksin saling melengkapi dalam membangun kekebalan tubuh bayi dan anak. Pemberian ASI Eksklusif, disertai dengan gizi cukup dan berimbang, memberikan anak perlindungan terhadap penyakit secara umum. Sementara itu, perlindungan terhadap penyakit yang bisa dicegah oleh vaksin didapatkan secara spesifik melalui pemberian imunisasi lengkap.

Sumber: IG Kemenkes RI