Pelepasan Tim Pemantauan Pos Kesehatan Mudik Lebaran 1443 H

80

Pusat Krisis Kesehatan menurunkan Tim Pemantauan Pos Kesehatan Mudik Lebaran

Jakarta, 25 April 2022

Setelah dua tahun pemerintah Indonesia melarang masyarakat Indonesia untuk melakukan tradisi mudik lebaran, akhirnya pada lebaran tahun ini, pemerintah mulai mengizinkan masyarakat untuk mudik dengan syarat sudah melakukan vaksinasi COVID-19 dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pada tahun ini pemerintah memperkirakan sebanyak 85 juta orang akan melakukan mudik ke kampung halaman.

Mengantisipasi adanya pemudik yang sakit ataupun membutuhkan pertolongan medis yang cepat dan memadai, Kementerian Kesehatan menyiapkan 13.968 fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh provinsi dan 340 pos kesehatan yang dilengkapi dengan ambulans roda dua dan roda empat yang ditempatkan di berbagai rest area di jalan toll, pintu exit toll, jalur toll, jalur jalan raya non toll dan beberapa lokasi wisata.

Dalam rangka memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dan pelayanan medis di pos kesehatan berjalan dengan baik selama masa mudik lebaran, Kementerian Kesehatan menurunkan tim pemantauan pos kesehatan yang dilepas secara resmi oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan pada 25 April 2022 dimana Pusat Krisis Kesehatan tergabung didalamnya.

Pusat Krisis Kesehatan menurunkan lima tim pemantauan pos kesehatan mudik lebaran yang dipimpin oleh Kepala Pusat Krisis Kesehatan, yaitu :

  1. Tim Pemantauan jalur Cilacap
    - Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Dr. dr. Eka Jusup Singka, M.Sc
    - Adithya Raja Manggala, S.Psi, M.Psi
    - Aswin
    - Andri
  2. Tim Pemantauan Jalur Pantura dengan rute Karawang - Cirebon - Brebes - Tegal - Semarang - Surabaya.
    - Dr. Rita Djupuri, DCN, M.Epid
    - dr. Dedi Ahmadi
    - Vanda Roza, S.Kom, M.K.M
    - Swefino
  3. Tim Pemantauan jalur Serang - Merak - Lampung.
    - dr. Eko Medistianto, M.Epid
    - Tatik Srisahani, SKM, M.Epid
    - Fahmi Zamzamy, SKM
  4. Tim Pemantauan Jalur Selatan I dengan rute Garut - Tasikmalaya - Cilacap.
    - Zulkarnain Gaffar, SS, MKM
    - Abdul Latif, SKM
    - Fajri Azdhari
  5. Tim Pemantauan Jalur Selatan II dengan rute Cilacap - Yogyakarta.
    - Supatmi, SKM, MM
    - Albet Nomeri, S.Sos
    - Noverdi

Dengan diturunkannya tim pemantauan pos pelayanan kesehatan ini diharapkan para pemudik yang sakit ataupun membutuhkan pertolongan medis dapat diberikan pelayanan kesehatan secara cepat dan baik, sehingga tidak terjadi krisis kesehatan.

 

Rundown Pemantauan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H/ 2022 M