Pemberian Penghargaan Tenaga Kesehatan Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur

107

Pemberian penghargaan tenaga kesehatan bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur

Ciloto, 16 Januari 2023

 

Bencana gempa bumi Cianjur pada tanggal 21 November 2022 memberikan pembelajaran berharga untuk upaya mitigasi , kesiapsiagaan dan respons bencana. Berkenaan dengan hal tersebut Pusat Krisis Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Pertemuan koordinasi dan evaluasi pasca gempa bumi kab Cianjur dan  Pemberian Penghargaan Relawan Kesehatan pada Senin BBPK 16 Januari 2023 di BPPK Ciloto. Kegiatan dibuka oleh Ibu dr. Kirana Pritasari, MQIH, Staf Ahli Menteri Kesehatan bidang Desentralisasi Kesehatan. Beliau menyampaikan apresiasi kepada6.346 orang relawan medis dan non medis atas partisipasinya dalam memberikan pelayanan selama masa tanggap darurat krisis kesehatan dan kepada semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan gempa bumi Kabupaten Cianjur.

 

Penghargaan ini diberikan untuk jajaran kesehatan di Kab. Cianjur dan 231 tim relawan dari luar Kab. Cianjur , Penerima penghargaan diwakili oleh Dinas Kesehatan Kab. Cianjur, Puskesmas Cugenang, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, IDI Kabupaten Bandung, IKA FK Universitas Padjajaran, Mandalawangi Peduli, Tim PSC 119 Kota Bandung, RS Bhayangkara, Polres Kab. Cianjur dan Danyonif Raider 300.   

 

Dalam sambutan Ketua panitia, Plt Kepala Pusat Krisis Kesehatan  bapak DR. Sumarjaya, SKM, MM, MFP, C.F.A menyampaikan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu sejak tanggal 16-18 Januari 2023di BBPK Ciloto dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:

1)     Pemberian penghargaan untuk tim/tenaga kesehatan yang terlibat dalam tanggap darurat bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur

2)     Melakukan Penilaian Kerusakan, Kerugian, dan Kebutuhan Pasca Bencana atau PDNA (Post Disaster Need Assessment) BidangKesehatan serta

3)     Pelaksanaan After Action Review gempa bumi Kabupaten Cianjur. AAR merupakan reviu kualitatif dan kuantitatif dari upaya respons kedaruratan yang dilakukan dalam rangka identifikasi dan dokumentasi best practices, tantangan-tantangan di lapangan, serta upaya jangka pendek dan jangka Panjang untuk memperbaiki upaya yang akan datang.

 

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan peserta yang hadir luring di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto sebanyak ± 150 orang yang berasal dari Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah dan organisasi/institusi di Kabupaten Cianjur, serta perwakilan dari organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, dan akademisi serta daring melalui zoom meeting dengan peserta sebanyak ± 200 orang yang merupakan perwakilan tim relawan gempa bumi Kabupaten Cianjur.