Pertemuan Reuni Satgas Sulawesi Selatan Peduli Aceh

504

Pertemuan Reuni Satgas Sulawesi Selatan Peduli Aceh

Kota Makassar, 25 Desember 2022

 

Pusat Krisis Kesehatan menghadiri pertemuan Reuni Satuan Tugas (Satgas) Sulawesi Selatan Peduli Aceh. Pertemuan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2022 di Kota Makassar. Dalam pertemuan ini Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Plt. Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Dr. Sumarjaya, SKM, MM, MFP, C.F.A., mewakili Menteri Kesehatan memberikan piagam penghargaan bagi para relawan yang melaksanakan respons bencana gempa dan tsunami Aceh tahun 2004, yang tergabung dalam Satgas Sulawesi Selatan Peduli Aceh (SSPA). Piagam penghargaan diberikan atas dedikasi dan komitmen untuk melakukan upaya kemanusiaan sebagai relawan kesehatan, dalam respons darurat bencana gempa dan tsunami Aceh 2004. Adapun nama relawan yang menerima penghargaan sebagai berikut.

 

1

Prof. dr. Idrus A. Paturusi, Sp B,Sp. OT

Koordinator. Posko Induk Banda Aceh, Koord Nasional Team Medis, Ketua Crisis Centre Unhas, Dekan Fak Kedokteran Unhas, Koordinator Brigade Siaga Bencana Kawasan Timur Indonesia I Makassar)

2

Prof Dr. Syahrul Yasin Limpo

Ketua Umum Satgas Sulawesi Selatan Peduli Aceh, (Wakil Gubernur Sulsel)

3

Dr. Ilham Arif Sirajuddin (Walikota Makassar,

Ketua Harian, Dansatgas Operasi Sulawesi Selatan Peduli Aceh,  (Walikota Makassar)

4

Andi Onny Tenrigappa (alm.)

Tim Aju bertanggung jawab  bantuan Sulsel ke Aceh (Direktur Bank Panin dan HDCI Makassar)

5

Guntur Indonesia

Tim Aju membawa Logistik dan pengoperasikan kembali RS Zainoel Abidin

6

Tommy Limbunan,

Pemilik pesawat Celebes Express Airline yang mengangkut tim Satgas Sulawesi Selatan Peduli Aceh,  ke Aceh tanpa pamrih demi kemanusiaan

7

Prof. dr. Husni Tanra

Ketua tim  Amda Indonesia beranggota 28 dokter dan menangani 13.500 pasien

8

Dr. dr. Nurdin Perdana

Mengkoordinir Tim medis dari  RS Wahidin Sudirohusodo (Dirut RS Wahidin)

 

Nama yang terlah disebutkan di atas telah memenuhi kriteria :

  1.     Konsistensi ? Relawan tersebut merupakan orang yang secara konsisten melakukan serta memperkuat upaya penanggulangan bencana.
  2.     Kompetensi ? Relawan tersebut merupakan tenaga profesional dan ahli dalam bidangnya yang bermanfaat dalam respons darurat kesehatan pada situasi bencana.
  3.     Kontribusi ? relawan tersebut berkontribusi signifikan pada penanganan kesehatan bencana gempa dan tsunami Aceh tahun 2004.

 

Pemberian piagam ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi relawan kesehatan dalam penanggulangan bencana.