Pusat Krisis Kesehatan RHA Banjir Bandang di Kabupaten Flores Timur

Senin, 05 April 2021

95

Pusat Krisis Kesehatan RHA Banjir Bandang di Kabupaten Flores Timur

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan lebat di sejumlah daerah. Siklon Tropis Seroja terpantau berada di Laut Sawu sebelah barat daya Pulau Timor. Dampak siklon ini adalah akan terjadi hujan lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur dan diperkirakan intensitas Siklon Tropis Seroja akan menguat dalam 24 jam kedepan dan bergerak ke arah Barat Daya.

Pada Minggu (04/04) wilayah Kabupaten Flores Timur dilanda banjir bandang dan mengakibatkan 44 orang meninggal dunia, 256 orang mengungsi dan 14.325 orang terdampak. Setidaknya ada 4 kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Ile Boeng, Wotan Ulumado, Adonara Timur, dan Adonara Barat. Selain korban jiwa ada 5 jembatan akses warga yang terputus akibat banjir bandang yang terjadi dini hari pukul 01.00 WITA. Saat ini akses menuju Pulau Adonara hanya dapat melalui jalur laut melalui pelabuhan Tana Mera, Tobilota, dan Waewerang.

Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis Kesehatan pagi ini (05/04) telah mengirimkan tim Rapid Health Assesment (RHA) yang dipimpin langsung Kepala Pusat Krisis Kesehatan, dr. Budi Sylvana, MARS. Bersama tim RHA juga dikirimkan 2 tenda, 20.000 masker bedah dan 5.000 masker kain. Proses evakuasi korban saat ini terkendala minimnnya alat berat di lapangan. Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur mendirikan pos kesehatan di dua titik, Pustu Desa Nele Lamandiken dan Puskesmas Waierang serta memberikan pelayanan kesehatan keliling/mobile.

 

Sumber : BMKG, Dinkes Kab. Flores Timur, BNPB