Waspada Penyakit Saat Banjir

Jumat, 30 Oktober 2020

349

Waspada Penyakit Saat Banjir

Saat bencana banjir terjadi, banyak hal-hal terjadi diluar dugaan baik sebelumnya telah ada peringatan maupun terjadi mendadak dan tanpa peringatan. Tentu saja, kondisi ini berdampak bagi masyarakat sehingga ada yang sampai memakan korban. Tak hanya itu saja, kerugian harta benda dan kerusakan fasilitas umum rawan terjadi.

Ketika air akibat banjir menggenang bahkan sampai berhari-hari lamanya, bakteri dan virus berkembang biak dan hal ini sangat rentan terhadap kemunculan beragam penyakit. Oleh sebab itu, waspadalah terhadap penyakit yang sering muncul dalam musim banjir tersebut.

1. Demam berdarah dengue (DBD)
Genangan air menjadi penyebab berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab penyakit DBD dan kemudian menularkan penyakit ini.

2. Diare
Saat banjir memang sulit untuk menerapkan hidup bersih, tetapi setidaknya jaga kebersihan tangan dan makan sebelum makan.

3. Flu
Cuaca yang tidak menentu saat banjir membuat kondisi tubuh naik turun, daya tahan tubuh menurun pula sehingga tubuh rentan terkena infeksi virus atau bakteri dan mudah sakit seperti terkena flu.

4. Penyakit kulit
Penyakit kulit yang rentan terjadi saat banjur adalah seperti kutu air, kurap, dermatitis alergi dan semacamnya.

5. Leptospirosis
Penyebab penyakit ini adalah bakteri Leptospira interrogans. Gejala yang ditimbulkan dari infeksi ini adalah seperti mual, muntah, hilangnya nafsu makan, nyeri otot, demam, tubuh menggigil, diare, sakit kepala hingga ruam di kulit.

Untuk mencegah penyakit-penyakit yang rawan menyerang kesehatan tubuh tersebut, upaya-upaya pencegahan perlu dilakukan. Contohnya seperti mengungsi ke tempat yang layak, menjaga suhu badan tetap hangat, berpakaian yang bersih dan sebagainya. Jika terlanjur terkena penyakit, periksalah ke petugas medis setempat karena pada umumnya di lokasi bencana ada posko tanggap bencana yang tersedia.