5 Bahaya Abu Vulkanik Bagi Kesehatan Pernafasan

406

5 Bahaya Abu Vulkanik Bagi Kesehatan Pernafasan

Menjelang perjalanan akhir tahun 2021, masyarakat Indonesia mendapat kabar duka mendalam akibat meletusnya gunung Semeru di daerah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang memakan banyak korban baik luka-luka maupun meninggal dunia. Pada hari Sabtu, 4 Desember 2021, merupakan awal mula hujan terjadinya guguran awan panas Gunung Semeru yang mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang yang kemudian disusul dengan kejadian serupa namun volume material yang lebih sedikit pada hari Minggu, 5 Desember 2021.

Akibat guguran awan panas dan material yang diakibatkan oleh letusan Gunung Semeru, saat ini Gunung Semeru berstatus waspada level 2, kondisi udara mencapai tingkat polusi tinggi dan tidak sehat untuk kelompok yang sensitif. Berikut ini adalah beberapa dampak yang dapat ditimbulkan dari abu vulkanik terhadap pernafasan seseorang, seperti:

  1. Iritasi hidung dan pilek
  2. Iritasi dan sakit tenggorokan, kadang disertai dengan batuk kering
  3. Untuk penderita penyakit pernapasan, abu vulkanik dapat menyebabkan penyakit menjadi serius seperti tanda-tanda bronkitis akut selama beberapa hari (seperti: batuk kering, produksi dahak berlebih, mengi dan sesak napas)
  4. Iritasi saluran pernapasan bagi penderita asma atau bronkitis; keluhan umum dari penderita asma antara lain sesak nafas, mengi dan batuk
  5. Ketidaknyamanan saat bernapas

Dengan mengetahui beberapa poin diatas, diharapkan masyarakat menjadi lebih waspada dengan menggunakan masker atau menggunakan baju tertutup serta tidak mendekati area yang dikhawatirkan masih terselimuti abu vulkanik dari Gunung Semeru.

Sumber: https://dinkes.jogjaprov.go.id/berita/detail/merapi-merapi-erupsi-abu-vulkanik-abu-vulkanik-merapi-bahaya-abu-vulkanik