Perlunya Antisipasi Karhutla Memasuki Musim Kemarau

Selasa, 02 Maret 2021

98

Perlunya Antisipasi Karhutla Memasuki Musim Kemarau

Bencana Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdengar walaupun sebagian wilayah di Indonesia masih dilanda bencana banjir. Sejumlah titik panas di beberapa wilayah terlihat meningkat. Berdasarkan pemantauan Pusat Krisis Kesehatan sejak bulan Januari 2021 telah terjadi 18 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Tercatat ada enam provinsi yang terpantau mengalami kebakaran hutan sejak Januari lalu. Provinsi tersebut adalah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Dari keenam wilayah tersebut Aceh dan Riau menjadi provinsi dengan frekuensi terbanyak. Dilansir dari sipongi.menlhk.go.id Provinsi Kalimantan Barat mengalami peningkatan jumlah titik api dari minggu sebelumnya dari 20 titik menjadi 60 titik.

Presiden Joko Widodo telah memperingatkan masalah karhutla bisa diantisipasi jelang musim Kemarau. Kesigapan setiap pemerintah daerah dalam menangani bencana yang terkesan tahunan ini sangat penting agar dapat mengurangi dampak secara luas.

Pemerintah daerah harus bergerak cepat mengantisipasi bencana karhutla yang terjadi, terutama daerah yang biasanya mengalami bencana ini. Dilansir dari lamn cnnindonesia Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan segera menetapkan status siaga darurat bencana karhutla pada Maret ini.